Senin, 06 Desember 2010

OBAT PENURUN TRIGLISERIDA

Cupping Blood Obat Penurun Trigliserida
Orang banyak mencari info tentang "obat menurunkan trigliserida, obat penurun trigliserida, obat tradisional trigliserida" di internet. Memang 60% orang barat juga gitu, mereka bertanya Google dulu sebelum berobat ke dokter. Ya memang Google menyediakan segala info kesehatan terbaru, aktual dan yang penting adalah kebanyakan infonya dari testimoni atau pengalaman pribadi seseorang, misal orang yang kena trigliserida tinggi dan berhasil menurunkanya, ataupun orang dengan trigliserida tinggi tetapi tetap tinggi juga karena cara "pengobatan/mengobati trigliserida" itu salah.


Sebenarnya TRIGLISERIDA itu dapat turun tanpa "Obat penurun Trigliserida". Obatnya adalah pantang makan. Ya pantang makana yang mengandung lemak tinggi, lemak yang sulit di cerna oleh tubuh sehingga mengendap dalam darah. Lemak jelek tersebut semua berasal dari makanan, maka pantang makan adalah "OBAT TRADISIONAL/ALAMI TRIGLISERIDA", bukan begitu..?? Cukup sederhana bukan. Mengatur pola makan adalah obat utama trigliserida tinggi. Saya sempat ketemu pasien seorang yang kaya, tetapi dia sanggup menjaga makanya, dan saya pun ketemu pasien yang kaya, tetapi dia sangat sulit menjaga makanannya.

Maka 2 pasien tersebut yang pertama kolesterol dan trigliserida dapat terjaga, sedang pasien kedua kadar trigliserida dan asam uratnya tetap hingga darahnya di Tolak PMI. Salah satu syarat darah yang diterima donor darah oleh PMI adalah darah dengan "kadar trigliserida" yang normal. Maka setiap ketemu pasien, yang pertama adalah saya sadarkan pemikiranya bahwa "semua penyakit berasal dari makanan". Barang siapa berhati-hati dalam makan dan menjaga, menimbang makanannya maka dialah yang selamat. Percuma kaya, tapi sakit-sakitan.

Obat trigliserida (penurun trigliserida) berikutnya adalah terapi Cupping Blood / Hijamah. Ini adalah "pengobatan trigliserida" yang cepat dan murah. Dengan metode Hijamah/Cupping Blood ini darah yang kotor dikeluarkan. Keajaiban terapi ini adalah darah yang keluar 93-->97 % darah kotor. Darah yang mengandung toksin saja. Saya pernah melakukan "pengobatan/mengobati trigliserida" tinggi pada pasien, orangnya gemuk. Beliau ditolak 5x oleh PMI ketika mau donor karena cek "Trigliserid Tinggi". Alhamdulillah ketemu saya dan langsung melakukan terapi "pengobatan trigiserida" itu.

Jadi poin utama anda bisa "mengobati trigliserida" anda sendiri dengan pola melakukan "pantangan trigliserida" alias melakukan (PANTANGAN MAKAN). Itu obat yang pertama. Selanjutnya bisa dilakukan terapi Cupping Blood ini. Sekian dulu dari saya...akan saya lanjut lagi posting-posting mengenai trigliserid ini. Sekian.....!

17 komentar:

  1. PMI tidak pernah menolak pendonor darah

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya ditolak donor karena hb rendah. tp kalo ditolak krn tg saya gak tahu

      Hapus
  2. PMI NOLAK Pendonor???? DOBOL!!!!!!!

    BalasHapus
  3. pembohong besar
    pmi tolak pendonor karena kadar trigliserida?
    memang kalo mau donor ada tes Tg ya?
    kayaknya cuma cukup Hb

    BalasHapus
  4. saya termasuk yang pernah ditolak oleh PMI, pada saat mau donor, saya diminta ke kantor PMI pusat, setelah saya kesanam ternyata saya diberikan penjelasan bahwa TG saya tinggi...

    BalasHapus
  5. nggak ada tuh PMI tolak karena TG...
    saya sdh donor 75X dg TGL kisaran 250...nggak pernah tu di tolak....NGAWUR>>KOK DI PUBLIKASIKAN...

    BalasHapus
  6. terimakasih atas infonya sangat bermanfaat sekali bagi saya,.......!

    BalasHapus
  7. ck ck ck...
    repot klo g sekolah buka praktek...
    pasien seperti tikus percobaan...
    kejam betul Cak...

    BalasHapus
  8. yang dipantang itu makanan apa???? jenis apa ...kok tidak jelas lho....

    BalasHapus
  9. yang dipantang itu makanan apa???? jenis apa ...kok tidak jelas lho....

    BalasHapus
  10. Untuk dapat menyumbangkan darah, seorang donor darah harus memenuhi syarat sebagai berikut:[1]
    calon donor harus berusia 17-60 tahun,
    berat badan minimal 50 kg
    kadar hemoglobin >12,5 gr%
    tekanan darah 100-150 (sistole) dan 70-100 (diastole).
    menandatangani formulir pendaftaranan
    tidak mengalami gangguan pada pembeku darah
    lulus pengujian kondisi berat badan, hemoglobin, golongan darah, dan pemeriksaan oleh dokter
    untuk menjaga kesehatan dan keamanan darah, calon donor tidak boleh dalam kondisi atau menderita sakit seperti alkoholik, penyakit hepatitis, diabetes militus, epilepsi, atau kelompok masyarakat risiko tinggi mendapatkan AIDS serta mengalami sakit seperti demam atau influensa; baru saja dicabut giginya kurang dari tiga hari; pernah menerima transfusi kurang dari setahun; begitu juga untuk yang belum setahun menato, menindik, atau akupunktur; hamil; atau sedang menyusui.

    -----------------------------------------
    KEMUNGKINAN DITOLAK:
    Kondisi berat badan & tinjauan dokter penguji saat donor darah.
    Orang dgn TG tinggi mungkin mengalami gangguan tensi saat itu.
    Jadi terpaksa ditolak. Itu biasa terjadi.
    Janganlah para pendonor darah yg baik hati di sini jadi sok tahu...
    -----------------------------------------

    BalasHapus
  11. yang punya nggak pernah webnya sendiri

    BalasHapus
  12. dasar pembohong kampungan

    BalasHapus
  13. pakai akun anonim untuk membela diri, seolah-olah orang lain yang membela

    BalasHapus
  14. MASIH BANYAK CARA UNTUK MENAMBAH PUNDI AMAL.....,UNTUK YANG DITOLAK PMI JANGAN LANTAS BERKECIL HATI..... DITERIMA SAJA...DAN TENTU BERSABARLAH..KARENA SABAR ITU BAIK. AMIN

    BalasHapus
  15. Yang benar yang mana ya tulisan artikel ini atau salah satu komentar yang menyebutkan tidak ada masalah dan tak ada hubungannya TG dengan donor darah???

    BalasHapus